Oleh: btqsman1grati39 | April 14, 2015

PACARAN ISLAMI, adakah ?

    Cinta itu tidak buta karena tidak bermata dan tidak tuli karena tidak bertelinga. Cinta itu pasif dan akan aktif bergantung cara manusia mengaktifkannya. Jika cinta hinggap di mata manusia yang tidak beriman, akan merubah mata itu menjadi mata keranjang. Jika cinta hinggap di hati manusia yang bersahabat dengan setan, maka cinta akan menjelma menjadi birahi. Karenanya, tak sedikit manusia menjadi budak nafsu dan menjadi korban cinta. Cinta yang hinggap terhadap manusia durjana akan merubah cinta menjadi media zina. Akibatnya segala yang dilakukan atas nama cinta menjadi bentuk zina yang terang-terangan. Hati berzina, mata berzina, telinga berzina, tangan berzina, dan seluruh anggota badan lainnya berzina termasuk kemaluannya yang merupakan zina paling besar dosanya. Pada masa modern ini, cinta berarti zina ini telah membudaya sehingga menjadi malapetaka yang mengancam eksistensi manusia sebagai makhluk beradab. Rasulullah SAW bersabda : “ Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA. Ia berkata : Nabi SAW bersabda : Allah SWT. Telah mencatat bahwa anak Adam cenderung terhadap perbuatan zina. Keinginan tersebut tidak dapat dielakkan lagi, dimana dia akan melakukan zina mata dalam bentuk pandangan, zina perasaan yaitu bercita-cita dan berkeinginan mendapatkannya hingga kemaluannya ikut memastikan perzinahan itu “ (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan Ahmad) Menurut kamus Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga, 2002:807),

     Pacar adalah kekasih atau teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta kasih . Berpacaran adalah bercintaan; berkasih-kasihan. Memacari adalah mengencani; menjadikan dia sebagai pacar. Kata Pacar sendiri berasal dari nama jenis tanaman hias cepat layu dan mudah disemaikan kembali. Tanaman ini tidak bernilai ekonomis, sehingga tidak diperjualbelikan. Hal ini sebagai simbol bahwa pacaran adalah perilaku yang tidak bernilai. Aggapan bahwa pacaran sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan, perkenalan ,mencari titik temu antara dua manusia jelas bukanlah anggapan yang sepenuhnya benar. Karena penjajakan itu kurang memberikan gambaran sesungguhnya dari data yang diperlukan, sebab setiap pasangan akan selalu menampilkan sisi-sisi terbaik masing-masing, sebaliknya ia akan jadi ajang “penipuan”. Justru bukan saling mengenal tetapi upaya untuk melampiaskan nafsu birahi. Seseorang yang menemui pacarnya umumnya bukan untuk menyelidiki latar belakang pacarnya melainkan ingin melihat ke”cakepan” wajahnya dan kegagahan atau kemolekan tubuhnya.

     Argumentasi bahwa pacaran sebagai penyemangat belajar juga terbantahkan. Sudah berapa banyak siswa-siswi yang turun prestasi dan bahkan gagal dalam study-nya akibat terlalu larut dan “stress” memikirkan hubungan dengan pacar mereka ? Dalih dengan pacaran akan mendapatkan kebahagiaan hidup juga nyata-nyata bertolak balakang dengan faktanya, karena setiap pasangan remaja yang berpacaran akan memiliki sikap possesive yang tinggi bahkan sangat mungkin berlebihan, yang akan memunculkan sikap cemburu, galau akibat over protective. Apakah ini yang dimaksud dengan ketenangan hati dan kebahagiaan hidup? Apakah pacaran itu cinta? Melihat kecenderungan pasangan muda yang berpacaran, sesungguhnya sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuah cinta sejati tidak bisa ditentukan dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu atau saling menelpon, SMS, Chatting dan diteruskan dengan janji bertemu langsung. Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta, sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang.Tidak ada ikatan tanggung jawab antara mereka. Padahal cinta itu memiliki tanggung jawab, ikatatan sah dan sebuah harga kesetiaan. Jelas sekali bahwa pacaran itu berbeda dengan cinta.

    Jadi apakah pacaran itu? Sebagaimana yang telah disebutkan berdasarkan kamus di depan memacari berarti mengencani, sementara kencan sendiri menurut kamus tersebut adalah berjanji untuk saling bertemu di suatu tempat dengan waktu yang telah ditetapkan bersama. Dalam prakateknya, ada transfer birahi antara kedua pasangan yang dilanda asmara. Apalagi di tempat sepi, mereka akan semakin mudah melakukan hal-hal yang melanggar syariat. Berdua di tempat sepi menunjukkan sikap yang tidak bertanggung jawab karena keduanya sengaja menjerumuskan diri pada jurang, kehancuran. Apalagi setan sebagi pihak ketiga, akan terus memanas-manasi kedua insan yang dilanda asmara itu agar menuju pemuasan yang sesungguhnya yaitu zina. Adakah pacaran islami ? Dari deskripsi diatas jelaslah, pacaran bukan dari Islam, melainkan budaya jahiliyah yang harus ditinggalkan oleh segenap remaja muslim. Karena itu mustahil ada pacaran dalam Islam atau mustahil ada pacaran yang islami. Seperti halnya mustahil ada judi yang islami, bangkai islami, kholwat islami, dan lain-lain. Yang haram tetap haram dan tidak bisa berubah hukumnya sekalipun dikaitkan dengan simbol-simbol islam. Tidak bisa dikatakan islami hanya karena saat berkunjung memakai baju koko, masuk rumah pacar mengucapkan salam, mau pegangan tangan membaca basmallah dan selesai zina cukup mengucapkan istighfar. Sungguh prilaku yang melecehkan Islam. Islam tidak mengenal istilah pacaran. Yang ada dalam Islam ada yang disebut “khitbah” . Khitbah adalah prolog menuju pernikahan, hukumnya sunah. Khitbah umumnya dilakukan laki-laki terhadap wanita, tetapi tidak ada larangan wanita terhadap laki-laki. Khitbah hakikatnya menentukan apakah dia bersedia dijadikan calon istri atau tidak . Namun sebelumnya harus ditanyakan terlebih dahulu apakah ia masih sendiri (belum ada yang mengkhitbah). Khitbah bukan aqad nikah, dan belum merubah status keduanya menjadi hubungan halal; selain tidak boleh dikhitbah orang lain. Maka, dalam proses khitbah tetap haram berdua-duaan tanpa ditemani mahram-nya.

     Mengapa pacaran itu haram ? Karena pacaran itu akan membawa kepada perzinahan. Dimana zina adalah termasuk dosa besar, dan perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah. Oleh karena itu ayatnya berbunyi demikian ; “ Janganlah kamu sekali-kali mendekati perzinahan karena zina itu adalah perbuatan yang keji …” (QS Al-Isra’ : 32). Ayat tersebut tidak mengatakan jangan berzina karena biasanya orang yang berzina itu tidak langsung, tetapi melalui tahapan seperti : saling memandang, berkenalan, bercumbu, kemudian baru berbuat zina. Kalau ayat itu bunyinya misalnya “ Janganlah berbuat zina “ atau telah diharamkan zina maka berarti segala tindakan yang akan membawa kepada perbuatan zina seperti pegang-pegangan, cium-ciuman dll hukumnya halal. Wajarlah kita senang dengan lawan jenis karena itu fitrah tetapi bukan berarti tanpa kontrol. Cinta itu sendiri terbagi menjadi dua yaitu pertama cinta yang syar’I dasarnya adalah iman. Kedua cinta yang dasanya tidak syar’I dasarnya adalah syahwat. Allah membenarkan cinta yang sifatnya syahwati, sebab itu adalah tabi’at manusia. Kecintaan inilah yang perlu dikendalikan Lalu bagaimana cara mengendalikannya? JAGALAH HATI. Ingat kisah Fatimah RA. Putri Rasulullah SAW. ? setelah menikah dengan Ali bin Abi Thalib RA. Fatimah mengaku pernah menyukai seorang laki-laki. Ketika ditanya Ali, siapa laki-laki itu, Fatimah menjawab lelaki itu sebenarnya Ali sendiri. Bisa ditarik kesimpulan, sebenarnya sudah ada bibit cinta pada diri Fatimah terhadap Ali, tetapi tidak lantas jadi kasmaran dan mengekspresikan cintanya dengan sesukanya. Beliau simpan rasa itu, menatanya dengan rapi dan mengekspresikan saat memang sudah halal untuk diekspresikan, yaitu saat telah menikah itulah kendalinya. Kalau belum siap menikah ? Resep rasulullah dalam Haditsnya yang masyhur adalah dengan Puasa, karena musuh utama dari syahwat adalah puasa.

     Adakah tips lain ? 1. Jaga pergaulan dan selalu jaga pandangan 2. Kalau menyukai lawan jenis, cukup sampai tahap simpati. 3. Perbanyak teman (yang sejenis lho) dan kegiatan yang positif, karena menyendiri dan diam berpotensi menimbulkan pikiran yang kotor. “Jika ingin hidupmu bahagia dan selamat di dunia maupun di akhirat jangan berpacaran……..” diresume dari : Abu Al-Ghifari, Pacaran yang Islami Adakah?, Bandung, Mujahid Press, 2003.

Oleh: btqsman1grati39 | Juni 28, 2013

Pendekatan, Strategi, dan Model dalam Pembelajaran

PENDEKATAN, STRATEGI, DAN MODEL DALAM PEMBELAJARAN

oleh: Aan As’ari

PENDAHULUAN

Pendekatan pembelajaran adalah sebuah titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu.

Pemilihan strategi pembelajaran pada dasarnya merupakan salah satu hal penting yang harus dipahami oleh setiap guru, mengingat proses pembelajaran merupakan proses komunikasi multiarah antarsiswa, guru, dan lingkungan belajar. Karena itu pembelajaran harus diatur sedemikikan rupa sehingga akan diperoleh dampak pembelajaran secara langsung (instructional effect) ke arah perubahan tingkah laku sebagaimana dirumuskan dalam tujuan pembelajaran.

Model Pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas. Dengan kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran.

Sebagai suatu teknologi pendidikan, pembelajaran terdiri dari berbagai komponen yang saling berhubungan satu dengan yang lain. Diantara komponen tersebut meliputi : Pendekatan, strategi, dan model dalam pembelajaran seperti yang tersebut diatas. Ketiga komponen pembelajaran tersebut harus diperhatikan oleh guru dalam memilih dan menentukan pendekatan, dan model-model pembelajaran apa yang akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

PEMBAHASAN

  1. A.     Pendekatan Pembelajaran

Pendekatan berasal dari bahasa Inggris yaitu approach yang memiliki arti pendekatan. Di dalam dunia pengajaran, approach atau pendekatan dapat diartikan cara memulai pembelajaran. Pendekatan dapat diartikan pula titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Menurut pendapat Wahjoedi, pendekatan pembelajaran adalah cara mengelola kegiatan belajar dan perilaku siswa agar ia dapat aktif melakukan tugas belajar sehingga dapat memperoleh hasil belajar secara optimal. Sedangkan menurut Sanjaya pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum. Di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Berdasarkan kajian terhadap pendapat ini, maka pendekatan merupakan langkah awal pembentukan suatu ide dalam memandang suatu masalah atau obyek kajian. Pendekatan ini akan menentukan arah pelaksanaan ide tersebut untuk menggambarkan perlakuan yang diterapkan terhadap masalah atau obyek kajian yang akan ditangani. [1]

Jenis – Jenis Pendekatan  Pembelajaran

Variabel utama dalam kegiatan pembelajaran adalah guru dan siswa. Berdasarkan hal tersebut, maka pendekatan dalam pembelajaran secara umum dibagi menjadi dua, yaitu pendekatan pembelajaran berorientasi pada guru (teacher centered approaches) dan pendekatan pembelajaran berorientasi pada siswa (student centered approaches). Hal ini sesuai dengan apa yang dikemukakan oleh Killen, Roy dalam bukunya yang berjudul Effective Teaching Strategies mengemukakan bahwa ada dua pendekatan dalam kegiatan pembelajaran yaitu :[2]

  1. pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada guru (teacher centered approach)

Pendekatan pembelajaran berorientasi pada guru yaitu pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai objek dalam belajar dan kegiatan belajar bersifat klasik. Dalam pendekatan ini guru menempatkan diri sebagai orang yang serba tahu dan sebagai satu-satunya sumber belajar.

Pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru memiliki ciri bahwa manajemen dan pengelolaan pembelajaran ditentukan sepenuhnya oleh guru. Peran siswa pada pendekatan ini hanya melakukan aktivitas sesuai dengan petunjuk guru. Siswa hampir tidak memiliki kesempatan untuk melakukan aktivitas sesuai dengan minat dan keinginannya.

Selanjutnya pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru menurunkan strategi pembelajaran langsung (derect instruction), pembelajaran deduktif atau pembelajaran ekspositori. Pada strategi ini peran guru sangat menentukan baik dalam pilihan isi atau materi pelajaran maupun penentuan proses pembelajaran.

  1. pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada siswa (student centered approach).

Pendekatan pembelajaran berorientasi pada siswa adalah pendekatan pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai subjek belajar dan kegiatan belajar bersifat modern. Pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada siswa, menejemen, dan pengelolaannya ditentukan oleh siswa. Pada pendekatan ini siswa memiliki kesempatan yang terbuka untuk melakukan kreatifitas dan mengembangkan potensinya melalui aktifitas secara langsung sesuai dengan minat dan keinginannya.

Pendekatan ini , selanjutnya menurunkan trategi pembelajaran discovery dan inkuiry serta strategi pembelajaran induktif, yaitu pembelajaran yang berpusat pada siswa. Pada strategi ini peran guru lebih menempatkan diri sebagai fasilitator, pembimbing sehingga kegiatan belajar siswa menjadi lebih terarah. Jadi fungsi Pendekatan Pembelajaran adalah sebagai pedoman umum dalam menyusun langkah-Iangkah metode pengajaran yang akan digunakan.

B. STRATEGI PEMBELAJARAN

Pemilihan strategi pembelajaran pada dasarnya merupakan salah satu hal penting yang harus dipahami oleh setiap guru, mengingat proses pembelajaran merupakan proses komunikasi multiarah antarsiswa, guru, dan lingkungan belajar. Karena itu pembelajaran harus diatur sedemikikan rupa sehingga akan diperoleh dampak pembelajaran secara langsung (instructional effect) kearah perubahan tingkah laku sebagaimana dirumuskan dalam tujuan pembelajaran.

Dalam dunia pendidikan seperti yang dikutip Wina sanjaya dari J.R David, strategi diartikan sebagai  a plan, method, or series of activities designed to achieves a particuler educational goal. [3] Jadi dengan demikian strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Ada dua hal yang patut kita cermati dari pengertian diatas. Pertama, strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan)  termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya/kekuatan dalam pembelajaran. Kedua, strategi disusun untuk mencapai tujuan tertentu.

Terdapat berbagai pendapat tentang strategi pembelajaran sebagaimana yang dikemukakan oleh para ahli pebelajaran ( instructional technologist ). Diantaranya :

  1. Dick dan carey menjelaskan bahwa srategi pembelajaran terdiri atas seluruh komponen materi pembelajaran dan prosedur atau tahapan kegiatan yang diginakan oleh guru  dalam rangka membantu peserta didik mancapai tujuan pembelajaran tertentu. Menurut mereka strategi  pembelajaran bukan hanya terbatas pada prosedur atau tahapan kegiatan belajar saja, melainkan termasuk juga pengaturan materi atau paket program pembelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik.[4]
  2. Michael Pressley menyatakan bahwa strategi-strategi  belajar adalah operator-operator kognitif meliputi dan terdiri atas proses-proses yang secara langsung terlibaat dalam menyelesaikan suatu tugas (belajar). Strategi-strategi tersebut merupakan strategi yang digunakan siswa untuk memecahkan masalah belajar tertentu [5].
  3. Kemp menjelaskan, bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. [6]

Dari konsep diatas maka jelas menentukan strategi pembelajaran pada hakikatnya adalah menyusun pengalaman belajar siswa. Dengan demikian strategi pembelajaran yang dipilih oleh guru selayaknya didasari pada berbagai perkembangan sesuai dengan situasi, kondisi dan lingkungan yang dihadapinya. Pemilihan strategi pembelajaran umumnya bertolak dari :[7]

  1. Rumusan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan
  2. Analisi kebutuhan dan karakteristik peserta didik yang dihasilkan
  3. Jenis materi pembelajaran yang akan dikomunikasikan

Ketiga elemen yang dimaksud selanjutnya disesuaikan dengan media pembelajaran atau sumber belajar yang tersedia yang mungkin digunakan. Untuk mengajarkan kompetensi yang berjenis kognitif atau kompetensi yang berjenis afektif maupun kompetensi yang berjenis psikomotor pasti membutuhkan strategi pembelajaran yang berbeda. Demikian pula jika mengajarkan jenis materi yang berbeda pasti memerlukan strategi pembelajaran yang berbeda pula.[8]

Jenis-Jenis Strategi Pembelajaran

Sehubungan dengan penetapan strategi pembelajaran, ada empat maslah pokok yang dapat dijadikan pedoman untuk pelaksanaan kegiatan pembelajaran agar berhasil sesuai dengan yang diharapkan yaitu : [9]

  1. Mengidentifikasi dan menetapkan spesifikasi dan kualifikasi perubahan tingkahlaku dan kepribadian anak didik sebagaimana yang diharapkan.
  2. Memilih sistem pendekatan pembelajaran berdasarkan aspirasi dan pandangan hidup masyarakat.
  3. Memilih dan menetapkan prosedur, metode, dan teknik pembelajaran yang dianggap paling tepat dan efektif seghingga dapat dijadikan peganggan oleh para guru dalam menunaikan kegiatan mengajarnya.
  4. Mempertimbangkan dan menetapkan tolok ukur atau kriteria dan patokan ukuran (standard) untuk mengukur dan menilai taraf keberhasilan (achievement) usaha.

Pencapaian sasaran atau tujuan yang ditentukan, akan sangat tergantung pada pengamasan bahan dan strategi pembelajaran yang digunakan. Berikut beberapa strategi pembelajaran sebagai upaya memberikan pengalaman belajar kepada siswa :[10]

  1. Strategi pembelajaran ekspositori

Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari  seorng guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat mengusai materi pelajaran secara optimal . Roy killen menamakan Strategi pembelajaran ekspositori ini dengan istilah strategi pembelajaran langsung ( direct instructional ). Oleh karena itu strategi ekspositori lebih menekankan kepada proses bertutur maka, sering juga dinamakan strategi “ chalk n talk “ . Fokus utama strategi ini adalah kemampuan akademis (academic achievment) siswa. Metode pembelajaran yang sering digunakan untuk mengaplikasikan strategi ini adalah  metode kuliah atau ceramah.

2. Strategi pembelajaran inkuiri

Strategi pembelajaran inkuiri adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban yang sudah pasti dari suatu masalah yang dipertanyakan. Proses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dengan siswa. Strategi pembelajaran ini sering juga dinamakan strategi heuristic,yang berasal dari bahasa yunani, yaitu heuriskein yang berarti saya menemukan. [11]

3.  Strategi Pembelajaran kooperatif

Strategi Pembelajaran kooperatif merupakan  strategi pembelajaran dengan menggunakan sistem pengelompokan / tim kecil, yaitu antara empat sampai enam orang yang mempunyai latar belakang akademis, jenis kelamin, ras, atau suku yang berbeda (heterogen). Sistem penilain dilakukan terhadap kelompok. Setiap kelompok akan mendapatkan penghargaan (reward), jika kelompok mampu menunjukkan prestasi yang dipersyaratkan. Dengan demikian, setiap anggota kelompok akan memiliki ketergantungan positif. Ketergantungan semacam itulah yang selanjutnya akan memunculkan tanggungjawab individu terhadap kelompok dan keterampilan interpersonal dari setiap kelompok. Setiap individu akan saling membantu, mereka akan memiliki motivasi untuk keberhasilan kelompok, sehingga setiap individu aakan memiliki kesempatan yang sama untuk memberikan kontibusi demi keberhasilan kelompok. [12]

  1. C.    Model Pembelajaran

Pada dasarnya model pembelajaran merupakan bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Model Pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas. Dengan kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. Berikut pengertian model menurut beberapa tokoh :

  1. Meyer W.J. model adalah sebagai suatu obyek atau konsep yang digunakan untuk mempresentasikan sesuatu hal. Sesuatu yang nyata dan dikonversi untuk sebuah bentuk yang lebih komprehensif.
  2. Soekamto, dkk  mengemukakan maksud dari model pembelajaran adalah Kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan aktivitas belajar mengajar. [13]
  3. Mills berpendapat model adalah bentuk representasi akurat sebagai proses aktual yang memungkinkan seseorang atau sekelompok orang mencoba bertindak berdasarkan model itu.
  4. Richard I Arends mengemukakan model pembelajaran mengacu pada pendekatan yang akan digunakan, termasuk di dalamnya tujuan-tujuan pembelajaran, tahap-tahap kegiatan di dalam pembelajaran, lingkungan pembelajaran dan pengelolaan kelas.

Dengan uraian di atas, istilah pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran, metode pembelajaran, dan teknik pembelajaran dapat dirangkai menjadi satu kesatuan utuh menjadi model pembelajaran seperti gambar berikut :

Berikut beberapa macam model pembelajaran menurut Rusman adalah : [14]

  1. Model pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching  and Learning).
  2. Model pembelajaran kooperatif (Cooperative learning).
  3. Model pembelajaran berdasarkan masalah.
  4. Model pembelajaran tematik.
  5. Model pembelajaran berbasis komputer.
  6. Model partisipatif , aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM).
  7. Model pembelajaran bebasis Web (e-learning ).

PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM

Implikasi instruksional teknologi pendidikan dalam proses pembelajaran

Implikasi instruksional pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran dan model pembelajaran dalam proses pembelajaran berikut penulis sajikan hasil dari lesson study yang merupakan salah satu program peningkatan kualitas pembelajaran yang ada di SMAN 1 GRATI Kabupaten Pasuruan. Open class yang diadakan oleh SMAN 1 GRATI adalah program lesson study berbasis sekolah yang dilaksanakan setiap 2 minggu sekali oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran Sekolah (MGMPS) selain MGMP yang diadakan oleh MGMP Kabupaten Pasuruan.

Lesson study yang dilaksanakan dalam mata pelajaran Baca Tulis Al-Qur’an sebagai mata pelajaran muatan lokal kabupaten Pasuruan ini dilaksanakan Aan as’ari sebagai guru model pada semester genap tahun pelajaran 2012-2013 dengan rincian sebagai berikut :

Standar Kompetensi               : Mengidentifikasi, mengucapkan/melafalkan dan

menerapkan bacaan tajwid dengan baik dan benar dalam membaca Al-Qur’an.

Kompetensi dasar                    : Mengidentifikasi, mendiskusikan,

mendemonstrasikan dan membaca dengan baik dan benar bacaan idgham bighunnah pada Al-Qur’an juz 22.

Pendekatan pembelajaran       : Student centered approaches.

Strategi Pembelajaran             : Strategi Pembelajaran kooperatif

Model pembelajaran                : Number head togather (NHT)

Teknik pembelajaran               : Guru model menggunkan reward stiker berisi

tentang asmaul husna dan hadis nabawi sebagai strategi memotivasi keaktivan siswa.

Langkah-langkah pembelajaran :

No

Kegiatan Pembelajaran .

Alokasi Waktu

Karakter

1. Kegiatan Awal

  1. Guru mengucapkan salam, mengecek kehadiran dan kesiapan siswa
  2. Sebagai apersepsi, guru memotivasi siswa dengan memberikan kuis yang terkait dengan materi yang lalu (idhar halqi)
  3. Guru menyampaikan pokok materi pembelajaran serta menginformasikan kompetensi yang akan dicapai.
  4. Guru memberikan instruksi kepada siswa membaca beberapa ayat Al-Qur’an juz 22 secara berkelompok.
  5. Guru menjelaskan aturan pembelajaran

 

15

Menit

Religius,

Peduli sosial,

Menghargai prestasi

2 Kegiatan Inti

  1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor
  2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya
  3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya/mengetahui jawabannya
  4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka
  5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain
  6. Kesimpulan

60

Menit

Bersahabat/

Komunikatif,

Demokratis,

Kerja keras

Menghargai prestasi,

3 Kegiatan penutup

  1. Siswa diberi penguatan pemahaman sebagai penegasan dengan cara membaca contoh-contoh bacaan dalam Al-Qur’an
  2. Guru memberikan tugas individu kepada siswa untuk mengetahui pemahaman siswa
  3. Pembelajaran diakhiri dengan do’a

15

Menit

Religius

Menghargai prestasi

                                                              

Di dalam refleksi lesson study pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an di kelas X5 SMAN1 Grati yang diikuti 17 observer tersebut dapat disimpulkan diantaranya bahwa :[15]

  1. Dengan memakai reward stiker berisi tentang asmaul husna dan hadis nabawi memotivasi keaktivan siswa tidak hanya dapat menumbuhkan semangat siswa pada saat apersepsi, juga dapat memotifasi siswa aktif dan antusias dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran.
  2. Tadarus di awal pembelajaran dapat membuat psikologi siswa jadi lebih tenang dan sekaligus melatih keterampilan baca Al-Qur’an
  3. Dengan menggunakan pendekatan pembelajaran student centered approaches, strategi pembelajaran kooperatif dan model pembelajaran Number head togather (NHT) guru model tidak hanya dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik, namun sekaligus membuktikan bahwa pembelajaran Al-Qur’an bisa aktif dan menyenangkan.


KESIMPULAN

Dari pemaparan makalah diatas dapat disimpulkan bahwa :

  1. Pendekatan pembelajaran adalah sebuah titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum.
  2. Strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru dengan tujuan proses pembelajaran yang berlangsung di kelas dapat mencapai tujuan (goals) secara efektif dan efisien.
  3. Model Pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas. Dengan kata lain, model pembelajaran merupakan bungkus atau bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran
  4. Dengan menggunakan pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang tepat seorang guru dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik sekaligus membuat pembelajaran Al-Qur’an bisa aktif dan menyenangkan.

 

DAFTAR PUSTAKA

Maliyah, Sugeng Listyo Prabowo & Faridah Nur.  Perencanaan bidang studi: pada bidang studi,bid. Studi tematik, muatan lokal, kecakapan hidup, bimbingan dan konseling  Malang : UIN Maliki press, 2010.

Muhammad, Hamzah B. Uno & Madain. Belajar dengan pedekatan PAILKEM, Jakarta : PT Bumi Aksara, 2011.

Riyanto, Yatim. Paradigma baru pembelajaran,  Jakarta : Kencana Prenada  Media Group, 2009.

Rusman, Model-model Pembelajaran ; Mengembangkan profesionalisme guru, Jakarta : PT RajaGrafindo Persada, 2012.

Sanjaya, Wina. Strategi pembelajaran  berorientasi standar proses pendidikan, Jakarta :  Kencana prenada Media Group, 2008.

                        Perencanaan dan Desain Sistem pembelajaran, Jakarta : Kencana Prenada  Media Group, 2010.

Trianto, Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif,  Jakarta : Kencana Prenada  Media Group, 2011.


[1] Wina Sanjaya, Strategi pembelajaran  berorientasi standar proses pendidikan, (Jakarta :  Kencana prenada Media Group, 2008), 127.

[2] Rusman, Model-model Pembelajaran ; Mengembangkan profesionalisme guru, ( Jakarta : PT RajaGrafindo Persada, 2012 ), 381.

[3]  Wina sanjaya, Perencanaan dan Desain Sistem pembelajaran, (Jakarta : Kencana Prenada  Media Group, 2010), 186.

[4] Hamzah B. Uno & Madain Muhammad, Belajar dengan pedekatan PAILKEM, (Jakarta : PT Bumi Aksara, 2011), 5.

[5] Trianto, Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif, ( Jakarta : Kencana Prenada  Media Group, 2011), 139-140.

[6]  Wina sanjaya, Perencanaan dan Desain Sistem pembelajaran,187.

[7]  Hamzah B. Uno & Madain Muhammad, Belajar dengan pedekatan PAILKEM , 4.

[8] Sugeng Listyo Prabowo & Faridah Nur Maliyah , Perencanaan bidang studi: pada bidang studi,bid. Studi tematik, muatan lokal, kecakapan hidup, bimbingan dan konseling ( Malang : UIN Maliki press, 2010 ), 91.

[9]  Yatim Riyanto, Paradigma baru pembelajaran, ( Jakarta : Kencana Prenada  Media Group, 2009),135.

[10] Wina sanjaya, Perencanaan dan Desain Sistem pembelajaran, 189.

[11] Ibid., 191.

[12] Ibid., 194.

[13] Trianto, Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif, 21-22.

[14] Rusman, Model-model Pembelajaran ; Mengembangkan profesionalisme guru, 187.

[15] Sumber diambil dari fasilitator Lesson study berbasis Sekolah SMAN 1 GRATI Pasuruan Tahun pelajaran 2012-2013.

Oleh: btqsman1grati39 | Januari 3, 2012

RPP BTQ

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

 

Mala Pclajaran                         : Baca Tulis Al Quran

Topik / Materi                         : Bacaan qolqolah

Kelas / Semester                      : X / Genap

Alokasi waktu                         : 2 x 45 menit

 

Standart Korapetensi             : Mengidentifikasi, mendiskripsikan dan menerapkan

Bacaan tajwid dengan baik dan benar dalam membaca Al Quran

Kompetensi dasar                   : Mengidentifikasi, mengucapkan / melafalkan dan

Menerapkan bacaan qolqolah

 

I.   Indikator

1.   Menyebutkan huruf – huruf qolqolah

2.   Mengucapkan / melafalkan bacaan qolqolqh

3.   Menyebutkan bacaan qoiqolah pada Al Quran juz 23

4.   Menerapkan bacaan qolqolah dengan baik dan benar pada Al Quran juz 23

 

II. Tujuan Pcmbclajaran

1.   Siswa dapat menjelaskan pengerian bacaan qolqolalh

2.   Siswa dapat menyebutkan huruf- huruf qolqolah

3.   Siswa dapat menyebutkan bacaan qolqolah pada Al Quran juz 23

4.   Siswa dapat menjelaskan alasan bacaan qolqolah pada Al Quran juz 23

5.   Siswa dapat menerapkan bacaan qolqolqh dengan baik dan benar pada Al Quran

juz 23

 

III.   Materi pcmbelajaran

Al Quran juz 23

Qolqolah artinya memantul atau bergoyang

Hurufnya ada 5 yaitu: د ج ب ط  ق

القلقلة:

لغة: الاضطراب. واصطلاحًا: هو اضطراب المخرج عند النطق بالحرف ساكنًا حتى يسمع لـه  نبرة قوية, وحروف القلقلة خمسة, وهي [قطب جد].

وشرط القلقلة هو السكون, ومراتب القلقلة ثلاثة, وهي:

–         أعلاها: المشدد الموقوف عليه. مثل } إِنَّ هَذَا لَهُوَ الْقَصَصُ الْحَقُّ{([1]).

–         أوسطها: الساكن الموقوف عليه. مثل: } قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ اللَّهِ الَّتِي أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ وَالطَّيِّبَاتِ مِنَ الرِّزْقِ{([2]).

–         أدناها: الساكن في وسط الكلمة. مثل: } لِيَقْطَعَ طَرَفاً مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا {([3]).

 

IV.   Skcnario Pcmbelajaran

1.   Strategi Pembelajaran                           :         Kooperatif dan interaktif

2.   Metode Pembelajaran                           :          Penugasan, diskusi dan demontrasi

3.   Langkah-langkah Pembelajaran           :

 

a.    Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)

  • Doa, salam dan presensi
  • Guru memotifasi siswa dengan menanyakan sejauhmana pemahaman siswa tentang qolqolah
  • Guru menuliskan topik tentang qolqolah
  • Guru menyampaikan indukator keberhasilan yang akan dicapai pada pertemuan ini

 

b.   Kegiatan inti ( 70 menit)

  • Guru menjelaskan tentang pengertian qolqolah
  • Guru membagi siswa kedalam kelompok kooperatif
  • Gunrmembagi ayat – ayat pada juz 23 menjadi sejumlah kelompok kelas
  • Siswa secara berkelompok bekerja mencari bacaan qolqolah dalam juz 23
  • Siswa secara berkelompok bekerja mencari alasan bacaan qolqolah dalam juz 23
  • Setiap perwakilan siswa mempresentasikan hasil kerjanya di depan kelas ^   Siswa mendiskusikan hasil kerja kelompoknya
  • Siswa mempraktekkan bacaan qolqolqh pada Al Quran juz 23

 

c.    Kegiatan Penutupan ( 10 menit)

  • Guru memberi penghargaan bagi kelompok yang memiliki kinerja yang (hiru meminta siswa menyimpulkan apa yang telah dipelajari
  • Doa lan salam

 

 

V.        Sumber dan Materi Pembelajaran

1. Al – Qur’an

2. CD Holly Qur’an

3. Buku Tajwid

 

VI.       Evaluasi

1. Jenis tagihan                        : Penugasan

2. Bentuk Instrumen               : Tugas kelompok

3. Contoh Instrumen :

 

Tugas !

l. Carilah bacaan qolqoloal pada juz 23 yang sudah dibagi menurut kelompok

anda !

2. Berilah alasan bacaan qolqolah pada juz 23 yang sudah dibagi tersebut!

 

Skor Penilaian :

Kalimat yang menunjukkan qolqolqh tepat nilainya 40

Jumlah kalimat yang dimaksud tepat nilainya 20

Alasan bacaan yang dimaksud tepat nilainya 40

 

 

                                                      Grati,  9  Januari 2012

            Mengetahui,

Kepala UPTD Pendidikan

SMAN 1 Grati

 

 

 

            Drs. T. SUDRADJAT, M.Pd

NIP. 19580605 198103 1 029

            Guru Mata Pelajaran BTQ

 

 

 

 

            AAN AS’ARI, S.Ag.

NIP. 19790705 201001 1 015


Oleh: btqsman1grati39 | Desember 10, 2011

IQLAB

IQLAB ( Baca dan kerjakan soal-soalnya)

Oleh: btqsman1grati39 | Desember 10, 2011

Qalqalah


 

 

A. STANDAR KOMPETENSI

 

Mengidentifikasi,mendiskripsikan  dan menerapkan bacaan tajwid dengan baik dan benar dalam membaca Al – Qur’an

B. KOMPETENSI DASAR

 

Mengidentifikasi,mendiskripsikan ,mengucapkan / melafadkan dan menerapkan bacaan Qolqolah

 

C. INDIKATOR  

 

  1. Menyebutkan huruf-huruf qolqolah
  1. Melafadkan bacaan qolqolah sughra dan kubra dengan baik dan benar
  1. Menyebutkan bacaan qolqolah sughra dan kubra dengan baik dan benar pada al – qur’an juz 23
  2. Menerapkan bacaan qolqolah sughra dan kubra dengan baik dan benar pada al – qur’an juz 23

D. MATERI

 

Qalqalah

 

Qalqalah merupakan salah satu sifat huruf hijaiyah. Dalam ilmu tajwid, qalqalah juga berarti juga membunyikan huruf dengan diiringi pantulan kuat dan jelas dari makhraj huruf tersebut. Adapun huruf huruf dipantulkan secara kuat tersebut berjumlah lima. Untuk menghafal kelima huruf tersebut, kita sebut saja dengan kalimat  قَدْ بُ جَدٍّ    atan baju di toqo.

Qalqalah dibagi menjadi dua, yakni qalqalah kecil ( sugra ) dan qalqalah besar ( kubra ).

Brikut penjelasannya :

  1. Qalqalah kecil ( suqra )

Qaqalah suqra trdapat pada lafal yang huruf qalqalah-nya berada di tengah atau di akhir kata yang dibaca terus ( wasal ), misalnya lafal (               ﺃ۫ﻄﻌﻤﻬﻤ       ). Huruf    ۫ﻄ    dalam lafal tersebut termasuk qalqalah kecil ( suqra ). Contoh lain terdapat dalam lafal (               ﻳﻮﻟﺩ           ) yang dibaca terus ( wasal ). Huruf   ﺩ    dalam bacan tersebut juga termasuk qalqalah  kecil ( suqra ).

  1. Qalqalah basar ( kubra )

Disebut besar ( kubra ) karena pantulan yang dihasilkan lebih besar daripada biasanya. Qalqalah ini terjadi jika menemui huruf qalqalah yang dibaca sukun atau waqaf. Misalnya kita menemukan lafal (                              ), lafal tersebut jika diwaqafkan maka berbunyi zaujimmbahij.

 


 

E. SOAL-SOAL

 

I.PILIHAN GANDA

 

1. Makna qolqolah secara harfiyah berarti…

a. melebur                       c. menggoncang                     e. mendengung

b. memantul                     d. menyamarkan

 

2. Sifat huruf hijaiyah apabila dibunyikan diiringi pantulan kuat dan jelas dari makhraj huruf tersebut adalah pengertian dari…

a. Ghunnah                    c. Qolqolah                              e. Isti’la’

b.Istithalah                     d. Syiddah

 

3. Huruf  huruf   qolqolah  berjumlah  lima,terkumpul pada kalimat …

a.اَجِدُ قَطُّ بَكَتُ                      c.قَدْ بُ جَدٍّ                                 e.مَنْ جَدَّ وَجَدَ

b.خُصَّ ضَغْطِ                      d.حَيُّ طَهِرٌ

 

  1. Makna sugro secara harfiyah berarti…

a. kecil                             c. besar                                   e. pendek

b. sedang                         d. Panjang

 

  1. Qolqolah sughra terdapat pada lafadz yang huruf qolqolahnya berada di…

a. awal                                     c.akhir                              e.Ibtida’

b.tengah                                   d.waqaf

 

6. Huruf qolqolah dibaca qolqolah sughro apabila …

a.mati tidak asli                  c.mati waqof diakhir kalimat.              e.dibaca washol (terus).

b.dibaca waqof                   d.pantulannya lebih besar.

7.   Makna kubro secara harfiyah berarti…

a. kecil                            c. besar                                   e. pendek

b. sedang                         d. Panjang

 

8. Salah satu syarat dibaca qolqolah qubro apabila huruf qolqolah ………..

a.mati asli.                       c.mati diakhir kalimat            e.dibaca wasol(terus).

b.mati di tengah                karena waqof.

kalimat.                        d.pantulannya lebih kecil.

  1. OßgyJyèôÛr& adalah contoh bacaan …

a. qolqolqh sughro               c. iqlab              e.idhar

b. qolqolqh kubro                 d.ikfa’

 

10. Yang termasuk  contoh bacaan qolqolah kubro    ………..

a.اَطْعَمَهُم ْ                          c.فَجَعَلَهُمْ                                     e.كُفُوًا اَحَدٌ

b.اَقْرَبُ                               d.اَلَمْ يَجْعَلُ

  1. #qè=yz¨Š ‰s%  adalah contoh bacaan …

a. qolqolqh sughro               c. Idgam bighunnah              e.idgam mutamatsilain.

b. qolqolqh kubro                 d. Idgam bilaghunnah

 

 

 

12. Yang termasuk  contoh bacaan qolqolah sugro…

a. `»ysö6ߙ                          c. ‰s)ãèø9$#                                   e.كُفُوًا اَحَدٌ

b. ‰Éfó¡yJø9$#                           d. ‰|¡ym

 

13.  Yang bukan termasuk  contoh bacaan qolqolah kubro    …

a. ‰|¡ym                             c. ‰s)ãèø9$#                                   e.كُفُوًا اَحَدٌ

b.اَقْرَبُ                               d. اَطْعَمَهُم ْ

  1. ÓÉ<»tFÅ3În/ =ydøŒ$# adalah contoh bacaan …

a. qolqolqh sughro               c. Idgam bighunnah              e.idgam mutamatsilain.

b. qolqolqh kubro                 d. Idgam bilaghunnah

 

15.

ߧôJ¤±9$#ur “̍øgrB 9hs)tGó¡ßJÏ9 $yg©9 4 y7Ï9ºsŒ ㍃ωø)s? ͓ƒÍ•yèø9$# ÉOŠÎ=yèø9$# ÇÌÑÈ

kata yang bergaris bawah adalah contoh bacaan …

a. qolqolqh sughro               c. iqlab              e.idhar

b. qolqolqh kubro                 d.ikfa’

 

 

 

16.

žw tbqãè£J¡¡o„ ’n<Î) Z~yJø9$# 4’n?ôãF{$# tbqèùx‹ø)ãƒur `ÏB Èe@ä. 5=ÏR%y` ÇÑÈ

kata yang bergaris bawah adalah contoh bacaan …

a. qolqolqh sughro               c. iqlab              e.idhar

b. qolqolqh kubro                 d.ikfa’

 

17.

ß ÏNºtÅ_º¨“9$$sù #\ô_y— ÇËÈ

kata yang bergaris bawah adalah contoh bacaan …

a. qolqolqh sughro               c. iqlab              e.idhar

b. qolqolqh kubro                 d.ikfa’

 

18.

ߨbÎ) ö/ä3yg»s9Î) ӉÏnºuqs9 ÇÍÈ

kata yang bergaris bawah adalah contoh bacaan …

a. qolqolqh sughro               c. iqlab              e.idhar

b. qolqolqh kubro                 d.ikfa’

 

 

 

19.

ßÈ@t/ tûïÏ%©!$# (#rãxÿx. ’Îû ;o¨“Ïã 5$s)Ï©ur ÇËÈ

kata yang bergaris bawah adalah contoh bacaan …

a. qolqolqh sughro               c. iqlab              e.idhar

b. qolqolqh kubro                 d.ikfa’

 

20.

ö/x. $uZõ3n=÷dr& `ÏB NÎgÎ=ö7s% `ÏiB 5bös% (#ryŠ$oYsù |NŸw¨r tûüÏm <É$uZtB ÇÌÈ

kata yang bergaris bawah adalah contoh bacaan …

a. qolqolqh sughro               c. iqlab              e.idhar

b. qolqolqh kubro                 d.ikfa’

 

II

  1. Secara bahasa qolqolah berarti …
  2. Huruf qolqolah ada…
  3. Lafadz yang huruf qolqolahnya berada di tengah atau akhir kata yang dibaca terus (wasal) disebut…
  4. Kubra artinya
  5. Huruf qolqolah yang dibaca sukun dan wakaf disebut…
  6. Huruf qolqolah adalah …
  7. í Ò>$yfããäóÓy´s9 adalah contoh bacaan…
  8. ô öNßgn=ö6s% adalah contoh bacaan…
  9. Š#tãƒ ÖäóÓy´s9 adalah contoh bacaan…
  1. ÓÉ<»tFÅ3În/ =ydøŒ$# adalah contoh bacaan …

III

  1. Apa yang dimaksud bacaan qolqolah ?
  2. Sebutkan huruf qolqolah dengan lengkap !
  3. Jelaskan macam-macam bacaan qolqolah dengan tepat. Lengkapi jawaban kalian dengan contoh
  4. Tidak semua huruf qolqolah mati dibaca qolqolah, baik kecil maupun besar, mengapa demikian ?
  5. Carilah beberapa bacaan qolqolah pada ayat berikut secara lengkap !

 

   $tB ãAω»pgä† þ’Îû ÏM»tƒ#uä «!$# žwÎ) tûïÏ%©!$# (#rãxÿx. Ÿxsù x8ö‘ãøótƒ öNåkâ:=s)s? ’Îû ω»n=Î7ø9$# ÇÍÈ   ôMt/¤‹Ÿ2 öNßgn=ö6s% ßQöqs% 8yqçR Ü>#t“ômF{$#ur .`ÏB öNÏdω÷èt/ ( ôM£Jydur ‘@à2 ¥p¨Bé& öNÏlÎ;qߙtÎ/ çnrä‹è{ù’u‹Ï9 ( (#qä9y‰»y_ur È@ÏÜ»t7ø9$$Î/ (#qàÒÏmô‰ã‹Ï9 ÏmÎ/ ¨,ptø:$# öNåkèEõ‹yzr’sù ( y#ø‹s3sù tb%x. É>$s)Ïã .

Oleh: btqsman1grati39 | Desember 9, 2011

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.

Kategori